Destined To Be Great

Wednesday, July 30, 2008

Handle your Feeling...

sTRONG man control their feeling not controled by their feeling...

Kata-kata itu terus mengiang ditelingaku beberapa hari ini. Dan sungguh-sungguh menjadi suatu pelajaran berharga bagi saat ini. Pertanyaannya adalah mengapa??

Here is the answer,...

Pelajaran tentang "Four Temperament" mengajarkan bahwa kita masing-masing manusia dibagi menjadi 4 besar yaitu SANGUIN, MELANKOLIS, KHOLERIS, PHLEGMATIS. Sanguin yang heboh, Kholeris yang berkemauan keras, Melankolis penganalisa, Phlegmatis yang pendamai. Semuanya membentuk sebuah harmoni yang saling melengkapi.

Nah dari golongant tersebut aku adalah Mr. Melankolis Sanguin, dengan prosentasi Melankolis yang sekitar 75% dan Sanguin 25%. Karakter dari Melankolis sanguin adalah orang yang berbakat ( gue banget gitu loh ^^ ), biasanya punya sense yang kuat dalam bidang seni. Tidak hanya mampu membuat sebuah karya seni tapi juga bisa menjualnya, jika suasana hatinya sedang baik. Tipe pengajar yang baik, karena sifat melankolis yang analitis dan sifat sanguin yang ramah membuatnya bisa meneliti dengan baik, sekaligus mempresentasikan kepada murid-muridnya. BERBAKAT dan PANDAI BERSOSIALISASI itulahMR. Mel San.
Tapi masalahnya Mr. Mel San memiliki kelemahan dia adalah makhluk yang sangat emosional, karena memiliki grafik emosi jangka panjang melankolis yang suka menyimpan perasaan dan meledak jika sudah memuncak sekaligus irama emosi yang meledak-ledak dari sanguin. Jadi dari sini sudah bukan rahasia lagi bahwa MASALAH UTAMA buat tipe orang seperti aku adalah mengelola perasaan. Dan aku harus mengakui itu bukanlah perkara yang mudah buat aku.

Kadang sebel juga sih dengan orang yang bilang, "JADI ORANG KOK SENSITIF BANGET" !!! waktu ada yang bilang seperti itu kadang aku pengin bilang WOIIIIIII AKU JUGA GAK MINTA LAHIR KEK GINI... Karena harus diakui suka atau tidak suka, memang moodku bisa naik turun dengan sangat drastis, sehingga kadang rasanya capek sekali. Bisa saja jam 9 pagi moodku baik, tapi nter jem 10 lewat 15 menit kambuh deh jadi buruk moodnya...

Its like what i face today, hari ini adalah hari emosional sedunia hehehe, disiang hari waktu kumpul dengan temen-temen gereja aku senang dan sedikit ada rasa haru karena sudah lama tidak pernah bisa kumpul karena kesibukan aku bekerja, lalu juga ketika ketemu Mas Daniel diajak share aku ngerasa dapet kekuatan yang sungguh besar karena pertolongan Tuhan yang dia saksikan dalam hidupnya. Lalu pergi ke GYM as usual, ikut kelas HIP HOP dan masih baik-baik saja, sampai setelah selesai kelas, aku jalan dan menemukan teman-temanku sedang kumpul dalam satu grup, trus ketemu yang lain dan juga dalam satu grup juga... Tiba-tiba perasaanku kacau, aku ngerasa sendiri gak punya temen, oh noooooooo!!!!! I try to make it gone butttttttt it become strong and strong daaan RUSAKLAH MOODku dan aku menjadi mengasihi diri, ngerasa sendiri dan tidak berarti... PARAAAAAAAHHHHH... Dan karena moodku rusak aku membatalkan rencanaku untuk pergi ke Starbuck Sarinah untuk nge-jam bareng temen-temen musisi jazz yang keren abis sedunia :( Moodku bener-bener rusak...

Aku masuk kekamar dan berusaha untuk menenangkan perasaanku. Sungguh gak enak perasaan itu. Im crying lil bit, my tears drop... But honestly AKU SADAR PERASAAN INI TIDAK BOLEH DIBIARKAN UNTUK BERCOKOL LAMA DALAM HATIKU. nenek bilang berbahaya. Akhirnya aku mencoba menonton TV, main internet dan segala hal yang lain untuk mengurangi rasa suntukku.

Sampai tiba-tiba aku ingat apa yang sedang kupelajari akhir-akhir ini dalam hidupku. I Share it to with someone onYM i told him "STRONG MAN CONTROL THEIR FEELING NOT CONTROLLED BY IT" Tiba-tiba aku melonjak dan terbangun, dari bad moodku. Dari hati kecilku aku diingatkan Tuhan hal tersebut. Dan yang lebih hebat lagi aku terhenyak dan sadar aku sedang dilatih untuk mengontrol perasaanku, bukan dikontrol olehnya. Dan aku tahu sekali bahwa didunia alam semesta raya ini aku bukanlah satu-satunya orang yang emosional, yang memiliki perasaan cenderung lebih dominan daripada logicnya, dan aku jadi ingin berbagi tentang masalah ini. Dan akhirnya aku ingin membagikan hal tersebut kepada teman-teman

TIPS MENGATASI SUASANA HATI YANG BURUK :
1. Identifikasi apa yang membuat mood kita jadi buruk
Kita mesti belajar untuk menyadari apa pemicu mood kita menjadi buruk. Dan setiap orang bisa berbeda-beda penyebabnya. Kasus hari ini adalah perasaan kesepian. Tiba-tiba aku merasa aku gak ada temen dan itu bikin moodku buruk.

2. FIGHT that FEELING
Caranya gimana?
mulai bangun pikiran yang positif. PERASAAN NEGATIF akan memicu PEMIKIRAN NEGATIF, itu terbukti dalam kasusku, dimulai dengan perasaan kesepian, tiba-tiba muncul pemikiran-pemikiran yang buruk, seperti "Aku ini orang yang kasihan, Aku sendirian, Gak ada yang sayang ma aku" dll... Dan akhirnya PEMIKIRAN NEGATIF INI MEMICU KEMBALI PERASAAN KITA MENJADI LEBIH NEGATIF. Dan jika hal ini tidak dirubah Circlenya bisa dipastikan hal sepele saja akan bikin perasaan kita lebih buruk lagi dan lebih buruk lagi, dan ini adalah awal terjadinya DEPRESI.

BAGAIMANA MEMBANGUN PIKIRAN POSITIF atau mengkondisikan PIKIRAN KITA MENJADI POSITIF?
a. Berdoa, minta kekuatan Tuhan supaya dimampukan
b. Mulai dengan mengubah persepsi kita terhadap apa yang sedang terjadi.
Bagaimana maksudnya??
Dalam setiap peristiwa dalam hidup ini jika kita mau melihat lebih jauh, segala hal memiliki 2 sisi, ini seperti koin mata uang, satunya gambar, satunya lagi angka. tapi tetap saja dua-duanya merupakan satu kesatuan.
Kasus hari ini pada babak pertama aku menganggap bahwa aku kasihan, kesepian dll, karena aku bereaksi dengan salah makanya moodku buruk, tapi dibabak kedua aku merubah persepsiku tentang kejadian yang terjadi. Dimulai dari ketika aku mengingat sebuah QUOTE "STRONG MAN CONTROL HIS FEELING" tiba-tiba saja keadaan itu mengingatkan aku bahwa "AKU MESTI BERSYUKUR KARENA MASALAH YANG DATANG INI ADALAH KESEMPATAN BAGI AKU UNTUK BELAJAR MENGHANDLE PERASAAN NEGATIF"
Ketika persepsi tentang kejadian itu berubah menjadi lebih positif, tiba-tiba perasaanku menjadi lebih baik. Malahan aku bisa tersenyum dan bersyukur ternyata dapat latian hari ini untuk handle perasaan.

c. LATIH RESPON DAN BUKAN REAKSI
Reaksi adalah apa yang kita lakukan secara spontan sebagai tanggapan yang sedang terjadi pada kita.
Respon adalah apa yang kita lakukan setelah melalui proses berpikir sebagai tanggapan apa yang terjadi pada kita.
Ketika orang tiba-tiba menyenggol kita, orang-orang tertentu SPONTAN marah dan mengajak berantem. Tapi kita mesti berlatih untuk minimal 2 atau 3 detik bisa berpikir, apa yang baik untuk aku lakukan menghadapi kasus ini.

Mari menjadi orang yang kuat yang mengontrol dirinya dan keadaan bukan sebaliknya...
Niteeeeeeee
Read More

Friday, July 18, 2008

In The Late Of Night

[ menghela nafas ]
Perasaanku kacau,sedikit sedih, sedikit capek, dunno... Rasanya sesak sekali, didada... man do you ever feel like this??? Mungkin gw ngerasa capek aja, gw realise I try my best to face my life lately...

[ diam sejenak, menyalakan winamp , mendengarkan Afgan - Sadis ]
Tapi aku memang capek, capek berjuang, capek menyerang, bahkan capek juga untuk bertahan. My life so though lately... Thats all i feel...
Mungkin gw rindu, rindu seseorang yang bisa kuajak berbagi, seseorang yang bisa kuajak menangis, menangisi hidup, juga tertawa menertawakan hidup... Yang bisa mengerti sekalipun aku tidak mengungkapkan apapun...

[ my tears start to fall ]
Biarlah malam ini sebelum tidur aku mau merasakan capekku dan menangis... Karena ketika aku tahu seberapa capeknya aku, aku tau bagaimana aku harus beristirahat dengan baik untuk mengatasi kecapekan aku. Atau ketika aku menangis biarlah tangisan itu mewakili hatiku yang sesungguhnya dan biarlah semua beban yang sedang kutanggung ikut luruh bersamanya. Setidaknya aku tahu, malam ini aku butuh istirahat, aku butuh menutup mata dan berkata selamat malam kepada Hidup...
Kepada hidup yang mengajari aku banyak hal, yang mengajari aku untuk menjadi pejuang yang tangguh, yang mengajari aku untuk menjadi penyayang, yang mengajari aku untuk lebih dewasa dan wise...
Hidup biarlah aku sedikit menenangkan hatiku, selamat malam...

[ pippppppppppppppppppppppppppppppppppp ]
Read More

Friday, July 11, 2008

Catatan Kecil - Ketika aku sendiri di ruang kantorku

THE ULTIMATE MEASURE OF A PERSON IS NOT WHERE THEY STAND IN MOMENTS OF COMFORT AND CONVINIENCE, BUT WHERE THEY STAND IN TIMES OF CHALLENGE AND CONTROVERSY

Waktu sudah menunjukkan jam 18:34, I have date today, tapi tetap saja aku belum bisa pulang. Well akhirnya aku bekerja ditempat yang baru, disini begitu sibuknya dengan banyak pekerjaan yang harus kulakukan. Sampai saat ini aku masih harus duduk ditempat dudukku dan mengerahkan kekuatan terbaikku untuk bisa menaklukkan semua yang sedang kuhadapi disini... Hemmmm memang hidup ini pertempuran, pertempuran yang terus berjuang untuk mengalahkan semua yang ingin menjatuhkan kita menjadi HANCUR atau at least AVERAGE... Thats why berjuang memberi yang terbaik adalah sebuah keharusan.
Actualy memperjuangkan sesuatu memang gak pernah mudah, tapi harus diakui tanpa perjuangan hiduppun tidak akan ada artinya. Bukankah tanpa tekanan pekerjaan, tugas-tugas yang banyak, sedikit konflik dengan orang-orang yang kita kasihi, makan malam bersama orang yang kita sayang, Intimate with God, hal itu yang membuat hidup kita memiliki sedikit lebih banyak arti. Karena kalo tidak sebenarnya kita gak lebih seperti binatang, yang hidup hanya untuk menjalani rutinitas... LAHIR, TUMBUH, MAKAN, MINUM, TIDUR, MENJADI TUA DAN AKHIRNYA MATI...
Tanpa sebuah nilai dari perjuangan untuk menggapai yang terbaik dalam hidup kita sesungguhnya hidup kita adalah sia-sia...
KARENA ITU SEKALIPUN HARI INI AKU CAPEK KARENA BARU TIDUR 5 JAM, PEKERJAAN YANG TIDAK BERHENTI DARI PAGI SAMPAI SEKARANG, MASALAH YANG DATANG SILIH BERGANTI, aku BANGGA, AKU ADALAH SEORANG PEJUANG YANG TANGGUH, PEJUANG YANG TIDAK PERNAH KENAL KATA MENYERAH DAN KALAH.
Seperti lagi yang sering dinyanyikan LEBIH DARI PEMENANG hahahahaha... So now I take a breath and smile and give thanks for this wonderfull life that God Give to me...

Thx u Lord karena membuat hidupku begitu berarti...

Jafeto
Read More

Tuesday, July 8, 2008

Respon from "Belajar dari macetnya jakarta"

READ POST "BELAJAR DARI MACETNYA JAKARTA"

Anonymous Ester said...

*lol* that is just: "Oh, so very true" :)
Thanks, Bro, inspired me so much. Additional note: Even if sometimes we felt we are unable reach our destination because of something that might be out of our control, at the very least, we've already got somewhere, and from there we can choose to continue to our original destination or to set ourselves to a new destination.

July 7, 2008 1:27 PM

This comment really give a new perspective for me, even we cannot reach our destination, but if we move and move again, at least we've already got somewhere and its an achievement that we need to appreciate.
So its time to reflecting, that nothing meaningless if we still fighting, working, trying, flying ^^ if we do this with all off our heart. It will make us growing up and stronger to reach the destination, because if the destination is something big and great, mean it need someone who strong to face anything...

Thx Ester for your comment...
Read More

Saturday, July 5, 2008

Belajar dari macetnya Jakarta!!!


Pernahkan kamu mengalami kemacetan??? Tiba-tiba pertanyaan ini terlontar dalam otakkkkkku... Jika aku ditanya hal ini maka dengan serius aku akan segera menjawabbbb... Tiap hari ahahahahaha

Ya setiap hari dijakarta jalanan macet, berangkat pagi ke kantor macet, pulang dari kantor macet. Setiap hari mesti menghadapi perjalanan yang berat tidak seperti ketika aku berada di daerah. Tidak seperti ketika aku berada di my hometown di BLORA. Blora kalo mau tahu kita bisa menyeberang jalan dengan menutup mata dan tetap selamat karena begitu sepinya ahahahha...

Tapi sore ini ketika aku pulang dari kantor dan melewati gatot subroto yang begitu macetnya apalagi ini weekend jumat malem, jalanan begitu macetnya. Entah kenapa ditengah perjalanan tiba-tiba aku belajar sesuatu dengan kemacetan itu.

1. Berangkat itu yang membuat kita sampai tujuan.
Sekalipun perjalanan dari tempat tinggal ke kantor tiap hari macet, tapi aku selalu sampai kekantor. Seperti itu juga hidup, menurutku hidup lebih sering "macet" dari pada lancar, sering kali untuk berangkat dari "tempat tinggal" bernama "impian,cita-cita dan harapan" sampai "kantor" bernama "kesuksesan,pencapaian, keberhasilan" aku harus menghadapi "kemacetan" bernama "kesulitan,ketakutan,kemalasan dan lainnya".
Yang menjadi pertanyaan dalam hatiku adalah kenapa meskipun sulit dan macet aku selalu tetap sampai ke kantor ya??? Itu karena aku selalu berangkat ke kantor. Betapa banyak kali dalam hidup kita kita tidak mencapai tujuan hanya karena kita tidak mulai berangkat kesana. Sebuah impian akan tetap menjadi impian jika kita tidak pernah mulai untuk bangun dan bekerja mewujudkan impian tersebut.
Banyak orang berani bermimpi tapi hanya sedikit orang yang berani untuk mengambil sikap untuk mulai mewujudkan.

2. Selalu ada jalan jika kita terus mau bertahan melewati kemacetan.
Ketika melewati kemacetan sering kali seolah-olah tidak ada jalan, atau setidaknya hanya ada celah-celah kecil yang bisa dilewati motorku, tapi tahukah anda ketika aku menemukan satu celah untuk lewat, tiba-tiba saja selalu aja saja jalan yang terbuka dan membuatku tidak berhenti, sekalipun kadang untuk mencari jalan lewat susah. Tapi tiba-tiba juga kadang ada jalan yang lenggang membuat aku bisa ngebut untuk mengejar waktu yang tertinggal karena macet. Thats life right??? Ada masanya ketika menjalani perjalanan di kehidupan rasanya seperti tidak ada jalan, atau ada jalan tapi sulit, aku belajar hari ini selama aku masih terus melangkah mengambil kesempatan dan mencari cara untuk terus maju, pasti sampai, pasti akan ada masa dimana jalan yang lenggang yang membuat kita bisa "berlari" ngebut mencapai tujuan itu akan datang...

3. Tidak perlu bisa melihat jalur dari berangkat sampai tujuan, cukup terus berjalan.
Aku pernah menasehati seseorang dan berkata :
"Dimalam hari jika kamu mau berjalan dari jogja sampai solo, tidak perlu kamu punya lampu kendaraan yang bisa menerangi jalan dengan kekuatan jogja solo, cukup lampu yang bisa menerangi jalan didepan kendaraan kita, yakin pasti kita bisa sampai. Justru kalo kita punya lampu yang bisa menyorot dari jogja - solo, bisa bayangkan betapa silau sinar lampu dan berapa banyak yang akan terganggu karenanya."
Sama juga dengan kemacetan jalan, ketika aku hendak pulang dari kantor, aku gak bisa lihat jalur dari kantor sampai tempat tinggalku, tapi aku tetap sampai, karena aku bisa melihat jalan dan celah untuk maju yang ada didepanku. Ketika aku melewati jalan tersebut, aku menemukan jalan yang lain dan akhinya aku bisa sampai ke tujuanku.
"Do Your Best and Let God Take the rest"

4. Capek jangan pernah berhenti
bayangkan kalo aku berhenti sebelum sampai tujuan karena macet, pasti sudah pasti aku tidak akan sampai benar???
pernah merasa capeeeek dalam mengejar keinginan dan impian, AKU SERRRRRRIIIIINGGGG hahahahahah... Rasanya pengin tinggalin jakarta dan kembali kekampung halaman, bercocok tanam dan membajak sawah hahahaha...
Tapi satu hal ini yang aku tahu, Begitu aku berhenti aku tidak akan sampai tujuan!!! Jika aku mau berjalan pasti pasti pasti dengan pertolongan Tuhan aku akan sampai ketujuan :)

Hari ini ditengah keluhan, ditengah kesusahan yang ditimbulkan kemacetannnn jakarta yang terjadi tiap hari, akhirnya aku memutuskan untuk belajar sesuatu dari pada mengeluh, hope you blessed ^^

Read More

© Jafeto, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena