Jafeto : FOKUS... FOKUS... FOKUS... SECEPATNYA SAMPAI TUJUAN!!!

Lately been busy with my debut album "Destined To Be Great"... Im so excited guys... Pls pray and support my debut ya... GB

"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah."

Tuesday, July 14, 2009

Life and Death

Amsal 16 : 9
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.


http://www.cancernz.org.nz/Uploads/Poster_Life_or_Death.jpgAyat Bacaan : Pengkhotbah 9:1-12

Dalam menjalani hidup, manakah yang anda percayai tentang perjalanan hidup?
[a] Bahwa Tuhanlah sumber segala sesuatu dan pusat segala sesuatu sehingga perjalanan hidup manusia sesungguhnya ada ditangan SANG PENGUASA HIDUP.
[b] Bahwa hidup adalah rangkaian pilihan-pilihan dan keputusan-keputusan yang membawa setiap manusia sampai pada sesuatu menjadi tujuan hidupnya.

Semalam teman saya meminta bantuan untuk menjawab pertanyaan seputar kematian. Dan sampailah saya pada satu perikop kitab pengkhotbah. Hati saya entah kenapa begitu excited dengan nasihat Salomo di perikop ini. Sekali lagi berbicara tentang hidup manusia, saat kita beruntung bisa mencapai 70-80 tahun.

Saya mengajak kita kembali ke pertanyaan saya yang pertama, bahwa manusia bisa memilih untuk berjalan dalam kesadaran bahwa segala hal berasal dari Tuhan sang pencipta, atau mengandalkan kemampuannya sendiri untuk bisa menjalani kehidupan sesuai dengan yang menjadi tujuan.

Hari ini saya mengajak kita belajar dari pengkhotbah, dari seorang raja yang kemasyurannya tidak ada yang mengalahkan dimuka bumi, yang memiliki segala-galanya yang diinginkan manusia dalam hidup (harta, wanita dan tahta).

Saya tercengang bahwa seorang yang sangat excelent seperti dia justru menulis suatu perenungan seperti perikop diatas.

MANUSIA MEMILIKI NASIB YANG SAMA

(1) Sesungguhnya, semua ini telah kuperhatikan, semua ini telah kuperiksa, yakni bahwa orang-orang yang benar dan orang-orang yang berhikmat dan perbuatan-perbuatan mereka, baik kasih maupun kebencian, ada di tangan Allah; manusia tidak mengetahui apapun yang dihadapinya.
(2) Segala sesuatu sama bagi sekalian; nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik, orang yang baik maupun orang yang jahat, orang yang tahir maupun orang yang najis, orang yang mempersembahkan korban maupun yang tidak mempersembahkan korban. Sebagaimana orang yang baik, begitu pula orang yang berdosa; sebagaimana orang yang bersumpah, begitu pula orang yang takut untuk bersumpah.
(3) Inilah yang celaka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari; nasib semua orang sama. Hati anak-anak manusiapun penuh dengan kejahatan, dan kebebalan ada dalam hati mereka seumur hidup, dan kemudian mereka menuju alam orang mati.

Dimulai dengan pengamatannya akan hidup, manusia adalah makhluk yang tidak tau apa yang dihadapinya, ada satu kenyataan yang PASTI bagi manusia yang menjalani hidup yaitu KEMATIAN.

Apakah saya orang paling baik sedunia, atau saya penjahat paling tidak berperikemanusiaan, nasib manusia itu sama, mereka menjalani KEHIDUPAN dan lalu kemudian AKAN MATI.

HARAPAN SELALU ADA BAGI KITA YANG MASIH HIDUP
(4) Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.
(5) Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
(6) Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari.

Berapa sering saya menemui orang-orang yang masih hidup tetapi mereka mati. Waktu hidup Mereka hidup hanya untuk menghabiskan waktu mereka ada dibumi. Hidup tak tentu arah, tak memiliki tujuan, hanya harus hidup saja.

Jakarta adalah contoh paling tepat untuk hal itu, Fenomena Weekdays lalu WeekEnd... Weekday kita bekerja, mengurusi semua tanggung jawab kita, lalu Weekend waktunya rilex, waktunya bersenang-senang, diulang terus menerus.

Atau juga banyak orang yang masih hidup tapi tak memiliki harapan hidup, karena merasa dirinya tidak layak untuk hidup, tidak berguna dan tidak berharga.

Tapi pengkhotbah mengatakan, siapa yang termasuk hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati. Atau mungkin kita yang merasa tidak berguna dan berharga tetapi masih hidup, masih lebih baik dari pada superstar yang menjadi fenomena dunia bernama MICHAEL JACKSON. Karena Jackson sudah mati, dan kita masih hidup, masih memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.

MASIH ADA HARAPAN selama KITA MASIH HIDUP.

NIKMATILAH HIDUP
(7) Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.
(8) Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu.
(9) Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.

Nasehat berikutnya adalah Nikmatilah hidup selama masih ada hari yang baru yang ditambahkan Tuhan kepada kita.

Orang bodoh mengeluh untuk apa yang tidak dimilikinya dan tidak pernah mengucap syukur untuk apa yang ada dalam hidupnya. Orang Malas berusaha menikmati apa saja yang datang dalam hidupnya dengan pasrah, hanya Orang pintar minum tolak angin mengucap syukur dan menikmati hidup mereka saat ini dan tidak lupa untuk terus berusaha meraih yang terbaik dalam hidup.

Berhentilah hidup dalam penyiksaan terhadap diri sendiri. Lepaskanlah kemarahan, ketakutan, dan kekuatiran. Mulailah mencari VISI sebagai penuntun hidup dan nikmatilah hidup dengan ucapan syukur. God is good all the time and all the time God is Good.

BEKERJALAH
(10) Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Apa yang ada didepan mata kita, kerjakan dengan sekuat tenaga, karena bekerja adalah bagian dari kehidupan. Hanya orang mati yang tidak bekerja, yang tidak menghasilkan sesuatu dalam hidup mereka. Give the best, untuk segala sesuatu yang Tuhan percayakan dalam hidup anda, dan lihat bagaimana TUHAN yang AKAN MEMBERKATI HIDUP ANDA, bukan kesukaan atau ketidaksukaan anda akan tempat bekerja, teman sekerja atau pekerjaan anda itu sendiri.

JANGAN LUPAKAN TUHAN
(11) Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.
(12) Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba.

Pengkhotbah hendak berbicara suatu realita bahwa yang terbaik, yang paling unggul, yang paling berhikmat, yang paling cerdas belum tentu yang akan mendapatkan semua yang terbaik.

Kita manusia tak pernah tahu bagaimana hidup kita, hanya Tuhan yang tahu, mintalah FAVOUR dari Tuhan, supaya KASIH KARUNIAnya itu yang membawa anda pada tempat-tempat terbaik yang disediakan Tuhan.

Intinya JALANILAH HIDUP dengan kesadaran nasib manusia sama, pada akhirnya tetap akan mati, tak ada alasan bagi kita untuk sombong, jika kita masih hidup pakailah harapan itu untuk menjalani hidup dengan menikmati hidup dengan baik sekarang juga, dengan bekerja dan memohon pertolongan dan kasih karunia Tuhan.

Related Posts by Categories



Widget by Scrapur
 
© Copyright by Jafeto Purposer  |  Template by Blogspot tutorial